Faktor yang Mempengaruhi Status Glutathione


Faktor yang Mempengaruhi Status Glutathione

WAKTU HARI:
Menurut para peneliti di Emory University, kadar glutathione bervariasi selama 24 jam, meningkat sekitar enam jam setelah setiap makan dan mencapai titik terendah mereka di pagi hari.

USIA:
Orang muda yang sehat cenderung memiliki glutathione yang cukup. Namun, tingkat glutathione mulai menurun di sekitar usia 45 dan terus menurun sampai mati.

KONDISI KESEHATAN:
Status glutathione mungkin habis oleh berbagai kondisi kesehatan yang berbeda.

DIET:
Sumber makanan terbaik glutathione adalah daging yang baru disiapkan dan buah-buahan segar dan sayuran (baik mentah dan dimasak). Sebagian besar makanan olahan memiliki sedikit atau tidak ada glutathione.

ANTAGONIS GLUTATHIONE:
Beberapa makanan - seperti sereal, roti, dan produk susu - tidak hanya kekurangan glutathione, mereka benar-benar bertindak sebagai antagonis glutathione. Minuman umum seperti teh dan kopi juga mengandung senyawa pengawet glutathione, meskipun dalam konsentrasi rendah.

FAKTOR GAYA HIDUP:
Karena merokok dan konsumsi alkohol yang berlebihan menyebabkan peningkatan produksi radikal bebas, kedua kebiasaan itu menghabiskan tingkat glutathione.

OBAT:
Obat resep dan obat bebas dapat menurunkan status glutathione.

BERAT:
Orang yang kelebihan berat badan cenderung memiliki tingkat glutathione lebih rendah daripada mereka yang berada dalam kisaran berat badan normal karena kelebihan lemak berkorelasi dengan stres oksidatif (radikal bebas).