Stroke Bisa Sembuh dengan GLUTERA

Stroke adalah kondisi berubahnya fungsi otak karena adanya hambatan atau pecahnya pembuluh darah. Tanpa adanya suplai darah dan oksigen yang cukup, sel-sel dari bagian otak yang terserang mulai mengalami kematian. Hal ini menyebabkan terjadinya perubahan kemampuan pasien untuk berfungsi secara normal. Tingkat keparahan yang terjadi tergantung pada tingkat kerusakan otak.

Penyakit ini kadang-kadang disebut sebagai “serangan otak” untuk membedakannya dari serangan jantung, yang merupakan kondisi serupa yang terjadi di jantung bukan otak.

Penyebab dan Jenisnya :
  • Stroke Iskemik – Jenis ini terjadi karena adanya gumpalan darah yang menghambat pembuluh darah di otak. Karena pembuluh darah menjadi menyempit dan tersumbat, menyebabkan tidak adanya pasokan darah yang cukup untuk membawa oksigen yang diperlukan untuk menjaga otak tetap hidup. Penyebab jenis iskemik yang paling umum adalah arteriosklerosis, plak (kolesterol yang mengandung timbunan lemak) yang terbentuk di sepanjang dinding pembuluh darah. Penumpukan plak ini disebabkan oleh berbagai alasan termasuk tingginya kadar kolesterol dan tekanan darah tinggi. Jenis iskemik juga dapat disebabkan oleh gumpalan darah kecil yang berjalan melalui aliran darah dan menggumpal di arteri.
  • Stroke Hemoragik – Jenis ini terjadi ketika pembuluh darah menjadi rapuh dan lemah sehingga mudah pecah, menyebabkan darah bocor keluar ke otak. Adanya rembesan darah di otak menyebabkan tingginya tekanan, yang sulit untuk dilawan karena otak tertutup oleh tengkorak. Jenis hemoragik lebih serius daripada jenis iskemik dan menyebabkan kerusakan yang lebih parah pada tubuh. Jenis hemoragik bahkan bisa berakibat fatal, dengan kematian yang terjadi pada 30% sampai 50% dari pasien.

Serangan penyakit ini dapat menyebabkan salah satu atau kombinasi dari gejala berikut:
  • Perubahan mendadak dalam penglihatan
  • Kesemutan tiba-tiba, kelemahan atau mati rasa, atau hilangnya kemampuan dalam menggerakkan lengan, kaki, wajah, yang biasanya mempengaruhi hanya satu sisi tubuh (kiri atau kanan)
  • Kesulitan mendadak dalam berbicara atau berbicara langsung
  • Kebingungan mendadak dan kesulitan dalam memahami
  • Kesulitan mendadak dalam mengingat hal-hal yang sangat dasar seperti menghitung atau perintah alfabet
  • Masalah koordinasi mendadak, seperti keseimbangan atau berjalan
  • Sakit kepala menyiksa tanpa sebab yang jelas yang terjadi secara tiba-tiba
Gejalanya bervariasi tergantung pada lokasi daerah yang terkena dan jumlah darah yang terlibat.

DAPAT DISEMBUHKAN DENGAN GLUTERA, KARENA MENGANDUNG :

MASTER ANTIOXIDANT
Glutathione (GSH) atau Glutathione SulphHydril (GSH). Disebut sebagai MASTER ANTIOKSIDAN karena telah diakui oleh para ahli medis internasional bahwa belum ada antioksidan lain yang mampu menyamai kekuatannya, karena banyak fungsi sel-sel tubuh yang tergantung pada Glutathione (GSH). Saat ini tak kurang 100.000 journal medis yang telah membahasnya.
Pertama didapatkan dan diteliti pertama kali pada tahun 1888 oleh ilmuwan De-Kay Pailhade. Mulai tahun 1980, peneliti-peneliti tentang Glutathione (GSH)  memperhatikan, jika sel-sel tubuh kekurangan Glutathione (GSH), kemampuan daya detoksifikasi sel tersebut terhadap radikal bebas akan menurun, sehingga akan mempermudah terjadinya penyakit-penyakit degeneratif, seperti kanker, diabetes mellitus, dan lain sebagainya.

SUMBER UTAMA GLUTATHIONE
Sumber utama Glutathione adalah bahan alami organic seperti asparagus, brokoli, alpukat, dan bayam. Selain itu semua buah-buahan mentah dan sayuran segar sangat baik untuk meningkatkan tingkat Glutathione, khususnya sayuran seperti kembang kol, kubis, dan taoge. Sumber Glutathione lainnya antara lain telur, daging segar, bawang putih, dan kunyit.

DIMANA GLUTATHIONE BEKERJA ?
Kebanyakan antioksidan bekerja di jaringan tertentu. Itu berarti mereka cenderung berkonsentrasi di satu atau dua tempat dalam tubuh, dan di sanalah mereka memberikan perlindungan antioksidan, seperti Karotenoid yang cenderung mendukung organ tertentu seperti retina mata atau prostat. Glutathione (GSH) adalah spesial karena aktif di banyak bagian tubuh, sehingga menjadi perisai antioksidan yang lebih lengkap. GLUTERA™ dengan kandungan L-Glutamic Acid, L-Cysteine, L-Glycine masuk didalam tubuh untuk membentuk Glutathione (GSH) di dalam sel.